Shalat sunnah jumlahnya jauh lebih banyak dari jumlah shalat fardhu. Salah satu manfaat shalat sunnah adalah untuk menyempurnakan shalat berjamaah.
Terkadang, kita kurang puas dengan pelayanan masjid yang menyelenggarakan shalat berjamaah dengan “kecepatan tinggi”. Tentu saja shalat dengan kecepatan tinggi agak sulit untuk dinikmati, bukan? Di lain pihak, shalat berjamaah sangat penting, tidak mungkin untuk ditinggalkan begitu saja. Rugi!
Nah, sambil menunggu proses perbaikan pelaksanaan shalat berjamaah, kita bisa memanfaatkan shalat sunnah. Lakukanlah shalat sunnah sekehendak anda, dengan kecepatan yang dapat anda atur sendiri. Nikmatilah shalat sunnah sepuas-puasnya.
Inilah salah satu manfaat shalat sunnah yang perlu kita berdayakan jika anda -sementara ini- agak kecewa terhadap pelaksanaan shalat berjamaah yang berkecepatan tinggi di masjid anda. Iya, kan?
kw: sholat sunnah, sholat berjamaah
Dikantor saya selalu sholat berjamaah, khususnya Sholat Dzhuhur,Ashar dan Magrib. Yang jadi imam salah satu diantara karyawan bernama Z. Dan saya merasa kurang pas kalau dia jadi imam, a.l karena kecepatan membaca, saya belum selesai membaca Al Fathihah dia sudah rukuk, atau bacaan lainnya. Demikian juga jika mau sujud dia tidak melafazkan dengan jelas Allahu Akbar, tapi di sir kan dan kadang tidak jelas kata2 nya. Apa yang harus saya lakukan? apa memberi tahu dia untuk kekurangannya itu? Atau diam saja dan melaksanakan Sholat Sunnah dengan khusuk?
Perlu diberitahu kekurangannya. Bicaralah dengan rileks agar tidak menyinggung sang imam.