Tata Cara Sholat Witir

Assalaamu’alaikum, gimana kabarnya para sahabat semuanya, moga baik-baik aja. Alhamdulillah akhirnya bisa kembali menjumpai blog tuntunan shalat sunnah ini, untuk memposting kembali ilmu-ilmu tentang shalat, yang pasti bermanfaat… Lansung aja kali ini admin memposting sebuah artikel islami tentang shalat yang insya Allah bermanfaat yaitu tata cara sholat witir.

Yang mana sholat witir hukumnya adalah sunnah muakkadah. Sholat Witir disunnahkan setiap hari dan tidak hanya pada bulan Ramadhan.

Adapun arti dari Witir yaitu ganjil. Jadi jumlah rakaatnya minimum satu rakaat dan maksimum 11 rakaat. Yang paling sempurna adalah 3 rakaat.

Apabila melaksanakan witir lebih dari tiga rakaat, maka dilakukan setiap dua rakaat salam dan ditutup dengan satu rakaat salam,  dan bisa juga  melaksanakan tiga rakaat boleh dilakukan langsung tiga rakaat salam seperti sholat maghrib. Tetapi sebagian ulama melihat bahwa dipisah lebih utama, yaitu dua rakaat salam lalu satu rakaat salam, karena ada hadist yang mengatakan “Janganlah menyamakan witirmu dengan Maghrib”.
Hadist tersebut diriwayatkan oleh Baihaqi dan beliau berkata rawinya bisa dipercaya.

Akan tetapi tiga rakaat berturu-turut lebih utama dibandingkan hanya satu rakaat. Qadli Abu Tayyib mengatakan bahwa witir satu rakaat hukumnya makruh. Tentu ini bertentangan dengan hadist sahih riwayat Abu Dawud yang mengatakan “Barangsiapa ingin witir 5 rakaat silahkan, barangsiapa ingin witir 3 rakaat silahkan dan barangsiapa ingin witir 1 rakaat silahkan”.

Waktunya adalah mulai setelah sholat Isya’ sampai dengan sholat Subuh. Kalau seseorang merasa khawatir akan tidak melaksanakan sholat witir di tengah atau akhir malam, maka ia sebaiknya melaksanakannya setelah sholat Isya’, atau setelah sholat Tarawih pada bulan Ramadhan. Dalam sebuah hadis, Rasulullah bersabda, “Barangsiapa mengira tidak akan bangun malam, maka hendaknya ia berwitir pada awal malam, barangsiapa merasa yakin bisa bangun malam, maka hendaknya ia berwitir di akhir malam karena sholat akhir malam dihadiri malaikat” (H.R. Muslim, Ahmad, Tirmizi).

Sholat witir tidak disunnahkan berjamaah, kecuali bersama dengan sholat tarawih. Surat yang disunnahkan dibaca dalam witir 3 rakaat adalah “Al-a’la”, Al-Kafiruun dan rakaat ketiga al-Ikhlas.

Demikian Tata Cara Sholat Witir yang dapat saya sampaikan, semoga menjadi pelajaran bagi yang belum mengetahuinya agar dapat mengerjaka shalat secara sempurna sesuai hadits-hadits shohih,  semoga bermanfaat. Amin

Sumber dari : pesantrenvirtual(dot)com

About these ads
This entry was posted in Tuntunan Shalat Sunnah and tagged , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s